Teknik Pengolahan Limbah Dapur

Teknik Pengolahan Limbah Dapur

Teknik Pengolahan Limbah Dapur

Limbah dapur kebanyakan hanya dibuang begitu saja. Bahkan sampah organik dan plastik dicampur sehingga sulit untuk dimanfaatkan menjadi hal yang berguna. Padahal, kalau saja keluarga mau sedikit lebih kreatif dalam pengolahan limbah dapur, maka bisa mendatangkan manfaat.

Untuk mengolah sampah dapur sebenarnya bukan hal yang sulit, tapi dibutuhkan ketekunan. Memang pada awalnya belum memperlihatkan hasil yang menarik, baru setelah beberapa bulan akan terasa manfaatnya bahkan bisa menambah income keluarga.

Pilah Sampah

Jangan sembarangan membuang sampah pada wadah yang sama. Sampah organik dan plastik harus diolah kembali dengan cara yang berbeda. sediakan tempat sampak setidaknya untuk 3 jenis sampah, yaitu plastik, makanan (organik), dan kertas. Langkah ini bertujuan agar kertas dan plastik tidak rusak akibat sampah organik yang cenderung lembek.

Manfaatkan Sampah Plastik

Pengolahan limbah sampah yang kedua adalah dengan memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang berguna. Untuk sampah kresek bisa dilipat karena sewaktu-waktu pasti akan digunakan kembali. Melipat kresek bertujuan agar rumah menjadi lebih rapi walaupun banyak sampah.

Plastik bekas bungkus kopi kemasan atau permen juga dapat anda manfaatkan untuk membuat kerajinan tangan. Contohnya membuat tas belanja, dompet, atau keranjang pakaian kotor. Plastik adalah bahan anti air, jadi sangat tepat untuk contoh barang tersebut.

Manfaatkan Sampah Kertas

Anda dapat mengubah sampah kertas menjadi mainan anak yang menyenangkan. Daripada harus membeli kertas lipat, gunakan saja sampah kertas di rumah. Potong ukuran persegi agar dapat dibentuk dengan mudah. Pengolahan limbah kertas ini sangat mudah, bukan?

Selain digunakan untuk mainan, sampah kertas bekas koran juga bisa dijual ke tukang sayur. Mereka membutuhkan banyak koran untuk bungkus. Nah, kalau anda rajin merawatnya tentu bisa mendatangkan uang meskipun tidak seberapa.

Sampah Organik

Buatkan kolam khusus sebagai akhir pembuangan sampah organik. Pelihara ikan di kolam tersebut seperti lele atau mujair. Jenis ikan lele sangat mudah dipelihara karena mau mengonsumsi makanan apapun. Tanpa harus membeli pakan, ikan lele anda sudah bisa dinikmati dua bulan sekali. Jadi, pengolahan sampah organik sangat bermanfaat untuk bersama.

Baca Juga : Kerjaninan Tangan Botol Plastik

Share