Meningkatnya Investasi Sektor Pertanian

Meningkatnya Investasi Sektor PertanianBerbagai tantangan dihadapi di berbagai negara untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran warga negaranya. Apalagi di era modern seperti saat ini, tantangan yang di hadapi tidak jauh berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, yakni tantangan dari segi perekonomian negara. Terlebih lagi bagi negara yang mempunyai jumlah penduduk yang tinggi. salah satu negara yang mempunyai angka penduduk yang tinggi yaitu Indonesia. Indonesia tercatat sebagai negara yan memiliki jumlah penduduk sebanyak dua ratus lima puluh empat koma sembilan juta jiwa. Penduduk yang tersebar dari sabang sampai merauke ini menjadi program pemerintah agar menjadi penduduk yang sejahtera dan makmur. Sampai saat ini, pembangunan di indonesia belum dilaksanakan secara merata. Masih banyak penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan. Beberapa upaya harus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pembangunan perekonomian indonesia. Salah satu kiat pemerintah untuk mengatasi permasalahan ini yaitu perlu adanya pembenahan dari sektor pertanian indonesia.

Mengapa harus dilakukan pmbenahan dari sektor pertanian ? hal ini dikarenakan sektor pertanian mempunyai tugas dan fungsi yang sangat penting untuk meningkatkan perekonomian indonesia. Beberapa faktor pendukung yang menjadikan sektor ekonomi sebagai jalan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi indonesia ialah banyaknya lahan dan persawahan yang bisa dijadikan oleh para penduduk indonesia sebagai mata pencaharian. Selain itu, keadaan geografis indonesia yang terletak pada garis khatulistiwa ini menjadikan indonesia sebagai negara yang kaya sumber daya alam. Dengan kekayaan alam yang melimpah sedemikian rupa akan sangat bermanfaat untuk indonesia apabila dikelola dengan baik dan bijaksana.

Beberapa hasil bumi indonesia dari sektor pertanian akan sangat membantu untuk meningkatkan pendapatan negara. Untuk tahun 2015 kemarin, investasi untuk sektor pertanian diajukan untuk izinnya sebesar lima puluh enam koma tujuh puluh empat triliun dalam masa bulan oktober ‘14 sampai dengan bulan juni ’15. Hal ini dikemukakan oleh BKPM atau Badan Koordinasi Penanaman Modal. Angka pada periode tahun ini lebih banyak daripada angka di tahun sebelumnya pada periode yang tidak berbeda.

 

Share