Fakta-fakta Tentang Gunung Slamet

Fakta-fakta Tentang Gunung Slamet

Gunung Slamet sekarang ini tengah ada dalam keadaan aktif. Bahkan juga beberapa waktu terakhir level siaga telah disematkan untuk kondisi yang berlangsung pada gunung api itu. Tetapi gunung yang terdapat di propinsi Jawa Tengah ini mempunyai beragam kenyataan yang mungkin saja belum di ketahui oleh beberapa orang.

1. Gunung paling tinggi ke-2 di Pulau Jawa

Gunung Slamet mempunyai puncak paling tinggi seputar 3. 425 mtr. diatas permukaan laut. Gunung api aktif ini masih tetap lebih rendah dibanding gunung Semeru yang ada di propinsi Jawa Timur dengan ketinggian seputar 3. 676 mtr. di atas permukaan laut. Tetapi gunung ini masih tetap memegang rekor paling tinggi di propinsi Jawa Tengah dibanding sebagian gunung populer yang lain seperti Merapi serta Merbabu.

2. Gunung berapi yang cukup aktif di Pulau Jawa

Gunung sebagai salah satu favorite beberapa pengagum berolahraga hiking ini memanglah termasuk juga gunung api yang aktif di pulau Jawa. Walau tak seaktif gunung Merapi tetapi terdaftar gunung ini sekian kali memuntahkan lava pijarnya mulai sejak era ke-19. Pada th. 2009 gunung ini bahkan juga memuntahkan lava pijarnya mulai sejak bln. Mei sampai Juni.

3. Gunung Slamet mempunyai 3 zona potensi bahaya

Sekarang ini gunung itu tengah masuk status siaga (level III) sebelumnya setelah masih juga dalam status siaga (level II). Diprediksikan gunung ini dalam sekian hari bakal masuk level awas serta beresiko, oleh karenanya warga yang tinggal di seputar lereng gunung mesti tahu 3 zona potensi bahaya ini.

Lokasi Riskan Bencana I (KRB I)
Lokasi ini berjarak 8 km. dari puncak gunung. Lokasi ini punya potensi dirundung aliran lahar, hujan abu dan lontaran abu vulkanik.
Lokasi Riskan Bencana II (KRB II)
Lokasi ini cukup beresiko lantaran berjarak seputar 4 km. dari puncak gunung. Pada lokasi ini punya potensi terpapar aliran gas beracun, lava dan material beresiko yang lain.
Lokasi Riskan Bencana III (KRB III)
Lokasi ini yang paling riskan, lantaran letaknya cuma seputar 2 km. dari puncak gunung. Hal semacam ini bermakna lokasi ini bakal dilalui aliran lava, gas beracun, awan panas dan loncatan batu pijar serta hujan abu yang lebat.

Share